Food

Ikan Peda (2)

Ikan Peda (2)

Nah hal inilah yang menjadi tantangan untuk Dj. karena memang belum pernah makan ikan peda yang dikukus. Jadi dengan semangat 64, maka Dj. satu hari ke toko Asia untuk beli ikan peda. Toko Asia pertama, kosong…tidak ada ikan peda. Toko Asia ke 2, jujur kami jarang ke toko…

Ikan Peda

Ikan Peda

Saat nunggu ikan peda di wajan, Dj. langsung keluarkan sayuran dari kulkas untuk lalapan. Lalapan…??? Biasanya sih kalau dengan sambal, Dj. lalap Romana (entah apa namanya di Indonesia), lebih enak di mulut. Tapi karena di kulkas tidak ada, ya pakai saja apa yang ada…Ada salat…

Steak ala Djoko Paisan

Steak ala Djoko Paisan

Dan di bawah ini steak Jerman yang cukup terkenal, juga asalnya dari Brazil. Dimana duluuu…ceritanya dibawa pekerja-pekerja dari Brazil yang mencari batu permata di daerah kota Idar-Oberstein. Sehingga budaya ini, diambil alih oleh kebanyakan orang di Idar-Oberstein (Jerman)…

Jenang (bungkus) Plastik

Jenang (bungkus) Plastik

Jenang gendul dan jenang sumsum, yang paling sering, selain beberapa jenang lain yang saya kurang tahu persis namanya. Yang pasti kala itu semua jenang tersebut dibungkus daun pisang. Saya dan saudaraku suka saling meledek, berapa jumlah gelindingan yang ada dalam bungkus…

SARAPAN

SARAPAN

Oret-oretan ini Dj. tulis karena kejadian yang lucu…Saat bertegur sapa dengan Mei di FB. Saat itu di Mainz baru jam 4 pagi dan Dj. cerita baru bangun. Mei tanya, sarapan apa kakang…??? Dj. jawab, sarapan ya seperti biasa, dengan roti. Mei tanya, mana fotonya…??? Dj. jadi tertawa sendiri…

MARKOBAR Semarang

MARKOBAR Semarang

Pilihan topping di sini juara, buanyak. Waktu itu beli martabak 8 rasa, ada taburan choco milk serut, dark coklat serut, nuttela, oreo, meses, keju, dan entah coklat macam apa lagi. Harga Rp 60.000. Rasa manis semua, yang gurih cuma rasa keju. Overall, selain taburannya yang terkesan mewah…

The Ugly Truth About Food Waste

The Ugly Truth About Food Waste

Saya dulu tidak terlalu peduli atau cuek saja dengan food waste atau makanan yang terbuang dengan sia-sia. Prinsipnya, saya sudah bayar. Kalau tidak habis, itu urusan saya. Bukan urusan barang yang saya buang atau warung tempat dimana saya makan. Saya tidak pernah memikirkan selanjutnya…