Pojok Seni & Sastra

Double Date

Double Date

Kedua lelaki itu berdebat sampai beberapa lama. Lalu tiba-tiba Edo tampak marah dan mulai mendorong tubuh Rudi, membuat Rudi bergeser mundur beberapa langkah. Anehnya, Rudi malah maju mendekat, seperti berusaha membujuk. Dan Edo mendorongnya lagi. Lalu tiba-tiba lengan Edo ditangkap Rudi…

Kental

Kental

Tapi rasa tertarik itu sangat sulit dihubungkan dengan akal sehat. “Tak ada logika”, begitu yang Vina Panduwinata ucapkan dalam syair lagunya. Aneh sekali. Hanum belum pernah menemui rasa seliar itu sebelumnya. Dan dia tiba-tiba menjadi begitu bergairah tiap kali bertemu, menghitung detik-demi-detik untuk saat yang tiba-tiba begitu dinanti.

Ublik

Ublik

Sigit beringsut mendekati emaknya tercinta. Sudah sesaat lamanya sang emak bersimpuh di lantai tanah rumah mereka. Diusapnya pelan-pelan air mata yang menetes di kedua pipi yang kurus itu. Dada Sigit sakit melihat emaknya tampak begitu ringkih.

Narto

Narto

Sudah tujuh tahun Narto kerja jadi supir angkot. Sejak tujuh tahun yang lalu, bapak Narto tidak lagi bisa narik. Kakinya lumpuh. Terpaksa Narto tidak meneruskan sekolahnya yang baru kelas 3 STM.