Atra Lophe

Kematian

Kematian

Rintihan itu samar-samar terdengar bersama reruntuhan kayu yang tak kuat lagi bertahan. Seratnya telah habis termakan makhluk kecil. Suara retakan cermin tenggelam bersama jeritan panik makhluk kecil. Bersama-sama, perempuan itu, cermin, kayu dan makhluk kecil…

Surat dari Ayah

Surat dari Ayah

Sebentar lagi malam akan datang dengan warnanya yang pekat. Tidak ada bintang ataupun bulan purnama. Hanya awan yang menggantung lalu kemudian pergi. Hanya ada suara jangkrik dan beberapa kodok usil yang bersuara di musim kering seperti ini. Juga, dari balik dapur suara ibumu sedang menanak nasi…

Di Kintamani Antalani Menangis

Sahabat, sebuah relasi yang sangat agung. Sahabat menjadi teman dalam arti yang sebenarnya. Ia hadir tanpa dipaksa dan pergi karena terpaksa. Begitulah, persahabatan terjalin tanpa janji, kelak akan bersama. Tetapi hanya sebuah harap dan doa tulus bahwa nanti ketika berpisah, akan ada waktu…

Seni dan Budaya Bali Kehilangan Roh

Seni dan Budaya Bali Kehilangan Roh

Manusia yang berlebihan meladeni kebutuhan fisikalnya, nafsu biologis dan materialistis, cenderung menjadi hedonis. Kecendrungan pada gilirannya membuat manusia itu alpa pada dimensi rohaniah atau kejiwaannya, sebagai bagian utama dalam perkembangan kepribadian. Jika kemudian sisi-sisi intuitif, emosional…

180 dan Kita

180 dan Kita

Waktu terus mengukir cerita. Mengiringi langkah yang hampir saja letih. Seperti hari ini saat hiruk pikuk langkah mengitari taman berbatu. Tanpa bunga disana. Tanpa cahaya remang. Tanpa ada kursi panjang atau pun kupu-kupu berterbangan liar. Memang, ini hanya taman berbatu. Gersang dan sedikit banjir jika hujan…

Sunyi tak Berbunyi

Sunyi tak Berbunyi

Riak-riak kenangan rembes membasahi relung jiwa yang kian kerontang dalam sebuah kebisuan. Suara-suara tak lagi kuat menghampiri gendang telinganya. Ataukah mungkin gendang telinganya yang tak mampu menangkap frekuensi suara yang masuk. Entalah. Sebab ia hanya memilih untuk diam dan masih…