Posts tagged as: junanto herdiawan

Sepanjang Sungai Cheonggyecheon

Cheonggyecheon. Ini adalah aliran sungai kecil (water stream) kebanggaan masyarakat Seoul, yang mengalir sepanjang 10 km, dari barat ke timur, dan membelah kota Seoul. Sulit melafalkan Cheonggyecheon dengan benar

Arab, Islam dan Habitus Jepang

Menyemai karakter dan habitus bangsa memang sebuah perjalanan panjang dan melelahkan. Bagi bangsa kita, langkahnya harus dimulai dari sekarang. Mungkin hasilnya baru dirasakan 10 tahun, 20 tahun, atau entah kapan…

Menikmati Toilet Bernyanyi

Bagi sebagian besar dari kita, kloset mungkin hanya sekedar sarana ke belakang. Tapi dari kloset dan kebersihan toilet secara umum, kita bisa menyerap denyut budaya dan kekayaan moral suatu bangsa…

Jangan Beli Tanah, Harganya Turun loh

Junanto Herdiawan Orang tua kita dulu sering berkata, kalau punya rejeki, belilah tanah. Tanah adalah investasi jangka panjang yang menguntungkan, karena harganya akan terus naik. Uang hasil jual tanah bisa buat biaya kuliah anak-anak di masa depan. Tapi itu kisah di Indonesia. Di Jepang, pesan itu tidak sepenuhnya benar. Harga tanah di Jepang justru terus [...]

Roppongi Art Night 2010

Nama Roppongi identik dengan ratusan night clubs dan bar. Selama lebih dari tiga puluh tahun, Roppongi memang menjadi satu distrik di kota Tokyo yang terkenal sebagai pusatnya para ekspatriat berkumpul…

Sakura Bersemi, Love is in the Air….

Junanto Herdiawan – Tokyo Musim semi tiba lebih cepat di Jepang. Sejak pekan lalu, kuntum bunga sakura mulai menyembul dan tampak di sudut-sudut kota Tokyo. Bersemi memberi keindahan. Burung, lebah, dan kumbang, beterbangan di taman, melakukan proses penyerbukan. Aura cinta semerbak di penjuru kota. Seperti lagu Tom Jones, “Love is in the air…In the whisper [...]

Hachi : Percik Kesetiaan yang Masih Tersisa

Junanto Herdiawan Kesetiaan bagai percik yang sulit dicari di deru zaman ini. Zaman yang penuh dengan penelikungan dan pengkhianatan. Dan pekan lalu, saat menyaksikan film berjudul “Hachi”, saya diingatkan kembali akan makna kesetiaan. Cuaca di luar rumah pekan lalu memang tidak bersahabat, dan menonton Hachi menjadi pilihan tepat. Sejak saya menuliskan kisah patung Hachiko beberapa [...]

The Broken Cobek

Junanto Herdianto Beberapa minggu lalu, cobek di rumah pecah. Memang bukan cobek kualitas tinggi yang terbuat dari batu kali, tapi dari campuran semen. Oleh karena itu, wajar bila cobek ini lebih mudah pecah. Saya memang sengaja tidak membawa cobek saat pindah ke Tokyo beberapa bulan lalu. Menurut info teman-teman yang tinggal di Tokyo, di tempat [...]

Sakura Mochi

Jepang adalah negara yang penuh dengan ritual dalam menghadapi hari maupun musim. Berbagai ritual itu adalah salah satu bentuk rasa syukur pada Dewa atas nikmat kehidupan yang diberikan…

Slow is better

slow is better mengingatkan akan makna sebuah proses, perhatian pada efisiensi dan keseimbangan lingkungan. Semoga kita diberi kesabaran dalam membangun bangsa ini dan dihindarkan dari sikap tergesa-gesa…

Kepiting Monster Hokaido

Lupakan dulu kepiting kenari, lupakan dulu kepiting Balikpapan, dan lupakan dulu Singapore Chili Crab, karena Hokkaido menawarkan satu lagi kepiting terlezat di dunia. Itulah Hokkaido King Crab, atau Raja Kepiting dari Hokkaido…

Adab Mengemudi dan Bikin SIM di Jepang

Junanto Herdiawan – Tokyo Sebagai anak Jakarta, saya meyakini bahwa keahlian tertinggi umat manusia dalam mengemudi mobil adalah di Jakarta. Kalau anda sudah bisa mengemudi di Jakarta, anda telah mencapai maqam (tingkatan) tertinggi dari ilmu mengemudi di jagat raya ini. Ibarat kata, if you can drive in Jakarta, you can drive anywhere in the world [...]

Dari Copet Jakarta hingga Copet dan Chikan di Tokyo

Junanto Herdiawan – Tokyo Jakarta mungkin salah satu tempat “training centre” copet terbesar di dunia. Hampir setiap hari selalu ada berita tentang orang yang kecopetan. Saya sendiri sudah sejak kecil bersinggungan dengan copet. Waktu masih SD, saya sering melihat bagaimana copet beraksi di bis Robur (metro mini di tahun 80-an). Dibesarkan dalam deru dan debu [...]

Levi-Strauss dan Masalah Bangsa

Junanto Herdiawan – Tokyo Claude Levi-Strauss meninggal dunia di Paris akhir Oktober 2009 lalu. Usianya 100 tahun. Bagi dunia filsafat, kematiannya adalah sebuah kehilangan besar. Di Paris, kematiannya menjadi duka yang mendalam. President Sarkozy menyebutnya sebagai pejuang humanis yang tak kenal lelah, sementara Menlu Kouchner mengatakan bahwa Perancis kehilangan seorang visioner. Dirjen UNESCO, Koichiro Matsuura, [...]

Archives

Photo Gallery



Internet Sehat

Advanced NewsPaper customized by Team Baltyra.com