Liana Safitri

Zaijian

Zaijian

Zaijian, jika waktu yang lalu dapat kembali akankah aku lebih menghargai? Zaijian, tertinggal dalam kesendirian yang sunyi meringkuk memeluk kenangan abadi Zaijian, bila perpisahan sangat menyakitkan hati mengapa selalu ada dalam hidup ini? Zaijian, meski sesal terucap ribuan kali tetap tak dapat menarik yang telah pergi…

Antara Istana dan Gubuk

Antara Istana dan Gubuk

Gedung pencakar langit menjulang tinggi…Singgasana megah perkasa penuh pesona…Bagai tirai beku…di balik kaca anti peluru…
Di dalamnya…Orang-orang pendidikan tinggi dan jas berdasi…yang pandai argumentasi dan orasi…Pulang pergi dikawal polisi…Spagetti, bistik sapi, teriyaki…

Jarak

Jarak

Seluruh hatiku dikuasai oleh bimbang…Tentang jarak kita yang membentang…seberapa panjang? Saat kau di sisiku tapi aku mencarimu…Saat kau menungguku tapi aku meninggalkanmu…Saat aku merindukanmu tapi kau melupakanku…Saat aku mendekatimu tapi kau menghindariku…

Apa Yang Mereka Tertawakan?

Apa Yang Mereka Tertawakan?

Seiring berlalunya waktu dan dirinya mulai tumbuh…Ada bekas luka yang belum sembuh…sebab kesalahan masa silam terus merengkuh…dirinya dalam ketakutan yang tak juga luruh…Kalau dilihatnya sekeliling…seperti hamparan padang pasir yang kering…Terus berjalan tanpa petunjuk arah…

Menunggu

Menunggu

Jikalau tanah ini tak ingin dipijak olehku…Kau-lah yang akan menopang tubuhku…Bila langit tak bersedia memayungkan awannya…Kau kan perintahkanpada matahari dan hujan…untuk tak menyentuh tubuhku…Seandainya bintang enggan menerangiku di gelap malam…

1 5 6 7