Odi Shalahuddin

Jangan Panggil Aku China

Jangan Panggil Aku China

Benar bahwa peristiwa Mei 1998 akhirnya berhasil menurunkan rejim otoriter Soeharto, mengakhiri kejayaan Orde Baru yang kemudian melahirkan era Reformasi. Namun peristiwa kelam tersebut masih menyimpan banyak hal ”gelap” yang belum terungkap, termasuk tidak adanya tindakan penangkapan…

Menuju Mbay, Ibukota Nagekeo (4)

Menuju Mbay, Ibukota Nagekeo (4)

Tubuh terasa letih. Perjalanan yang panjang. Terlebih lagi sebelum berangkat ke Mbay, saya juga baru mengikuti beberapa kegiatan di kota lain. Setiba di Yogya, malamnya langsung disibukkan dengan acara syukuran menempati rumah yang alhamdullillah dihadiri oleh warga satu RW dan para sahabat. Sekitar…

Menuju Mbay, Ibukota Nagekeo (3)

Odi Shalahuddin   Keluar dari jalan Bandara, kami berbelok ke arah kiri, melewati wilayah perkotaan, lalu menyusuri Pantai Selatan pulau Flores dengan tebing-tebing di bagian kanan. Pemandangan yang indah untuk dinikmati kala senja, bercampur kengerian melintasi jalan yang sempit, lantaran masih ada perbaikan jalan, penuh dengan kelokan-kelokan tajam, dengan jurang-jurang yang seringkali tanpa pengamanan atau […]

Menuju Mbay, Ibukota Nagekeo (2)

Menuju Mbay, Ibukota Nagekeo (2)

Tiba di Bandara Udara H. Hasan Aroeboesman, kabupaten Ende. Ende? Secara spontan terlintas di kepala sosok nama Gorys Keraff dengan buku-bukunya yang diterbitkan oleh Penerbit Nusa Indah, Ende. Buku-buku yang menjadi bahan bacaan wajib bagi mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya yang tentu saja…

Menuju Mbay, Ibukota Nagekeo (1)

Menuju Mbay, Ibukota Nagekeo (1)

Suatu keberuntungan, ada undangan mengunjungi Pulau Flores lagi. Ini satu wilayah yang menarik menurut saya, terutama keindahan pantai-pantainya. Itulah yang berbekas dalam ingatan, saat mengunjungi Pulau Flores untuk pertama kalinya, yakni ke wilayah bagian Timur, Larantuka, Kabupaten Flores Timur…

Indonesia, Manusia dan Binatang

Indonesia, Manusia dan Binatang

bila indonesia adalah manusia…ia adalah sosok modern masa kini…penuh obsesi dan bermain dalam mimpi…berkubang iklan, berkeramas hutang…tubuhnya penuh asesoris tumbuhan dan hewan…berlenggak-lenggok di mall-mall, sambil kerlingkan mata…ia ada, tapi bukan lagi menjadi dirinya…

1 2 3 10