Posts tagged as: roso daras

Bung Karno Sudah Meramal Pak Harto Sebagai Penggantinya

Belasan tahun kemudian, ketika mereka keluar penjara dan bertemu kembali, topik itu pun kembali disinggung…. Komentar mereka pendek saja, “Ternyata Bung Karno benar….”

Main Bola Dihina Anak Belanda

Roso Daras Anda suka sepakbola? Bung Karno juga! Sayang, beda sekarang beda dulu…. Beda Anda, beda Bung Karno. Jika Anda bisa bermain sepakbola kapan saja (bahkan di mana saja), tidak demikian dengan Bung Karno. Jika sepakbola membangkitkan gairah luar biasa pada diri Anda, sebaliknya bagi Bung Karno. Mendengar dan menyaksikan sepakbola, akan melukai hati Sukarno. [...]

Hariyatie Soekarno – The Hidden Story

Kisah tersembunyi Hariyatie Soekarno, dibagi dalam tiga bagian. Bagian pertama di bawah judul inti “Pada Mulanya Adalah Suharjati”. Empat sub judul sebagai pengurai judul inti…

Rahasia Terbesar Hartini Sukarno

Ia, dalam keadaan santai, resmi, atau saat-saat memadu cinta, tetap menggunakan bahasa Jawa srata tertinggi yang disebut “kromo inggil”.

Pengantar Bung Karno ke Gerbang Kemerdekaan

Inggit Garnasih… bukan Inggit Ganarsih. Itu dulu yang pertama harus diketahui. Dia adalah istri kedua Bung Karno, bukan istri pertama Bung Karno. Itu hal lain yang juga penting diketahui…

Kalau Hartini Cemburu

Roso Daras Sukarno sebagai seorang suami… luar biasa. Itu kesan khusus Hartini, wanita cantik yang dinikahi Bung Karno sebagai istri ke-4 (setelah Utari, Inggit Garnasih, dan Fatmawati). Salah satu hal luar biasa yang dikemukakan Hartini adalah, “Bapak memperhatikan betul semua keperluan istri-istrinya.” Sekalipun begitu, Hartini pun tak memungkiri, bahwa sebagai manusia, Bung Karno tentu tak [...]

Asap Mengepul dari Rambut Rachma

Roso Daras Rachmawati Soekarnoputri, putri ketiga Bung Karno dari Fatmawati punya banyak kenangan manis tentang bapaknya. Salah satunya adalah kebiasaan Bung Karno di meja makan. Sebab, sarapan bersama putra-putrinya adalah hal yang wajib Bung Karno lakukan jika sedang tidak di luar Istana. Adalah Rachma yang selalu mengambil kursi di sisi meja sebelah kanan Bung Karno. [...]

Perempuan di Balik Tirai

Roso Daras Alkisah, matahari baru saja usai menerangi jagad. Bung Karno bersama seorang teman dan istri teman itu, bertandang ke salah seorang kenalan di kota Bandung. Kenalannya ini memiliki rumah di tepi jalan. Di bagian depan, digunakannya untuk membuka toko kecil, di bagian belakang digunakan untuk tempat tinggal. Tuan rumah menerima tiga orang tamunya di [...]

Bandelnya Sukarno Kecil

Masih dengan sesenggukan, Sukarno memeluk erat tubuh ibunya. Bahkan sambil memasak ikan, sang ibu masih terus menenangkan Sukarno agar diam dari tangis…

Ibu…Ibu…Ibu

Dalam banyak kesempatan, baik sehabis kembali dari pembuangan, atau dari tugas apa pun, orang pertama yang ia jumpai adalah ibunda. Ia bersimpuh dan “sungkem”

Berebut Koran dengan Guntur

Roso Daras “Sarapan” koran di pagi hari, adalah hal wajib bagi Bung Karno. Kebiasaan ini, menurun pula pada putra sulungnya, Guntur Sukarnoputra. Bung Karno, benar-benar membaca satu per satu koran dan majalah, baik terbitan lokal maupun luar. Ini beda dengan kebiasaan pejabat tinggi sampai bupati di era sekarang. Mereka umumnya hanya membaca kliping berita yang [...]

Surat Bung Karno Kepada Fidel Castro

Persahabatan Bung Karno (Indonesia) dengan Fidel Castro (Kuba), sudah terjalin sangat baik. Bahkan secara pribadi, Bung Karno dan Fidel Castro memiliki beberapa persamaan karakter. Di antara sekian banyak karakter, salah satunya adalah sama-sama berjiwa progresif revolusioner…

Demi Ibu Oei, Bung Karno Makan Es Krim

Tahunnya 1967. Tersebutlah Oei Tjoe Tat yang masih mendekam dalam tahanan pemerintahan Soeharto. Ia, suatu hari mendapat berita istrinya tergolek sakit. Sakit keras. Menteri yang juga orang dekat Bung Karno itu, diizinkan penguasa untuk menjenguk istrinya, tentu saja dengan pengawalan ekstra ketat…

Bung Karno Tinggalkan “Bom Merdeka” di Singapura

Dalam banyak kesempatan bertemu rakyatnya, rakyat yang paling bawah sebawah-bawahnya, sampai kepada rakyat kelas tinggi setinggi-tingginya, tanpa kecuali, Bung Karno tak pernah menanggalkan pekik “Merdeka!”…

Archives

Photo Gallery



Internet Sehat

Advanced NewsPaper customized by Team Baltyra.com