sokanindya

Cerita Punky

Cerita Punky

Di sini aku menempati ruangan semacam flat, ah, tepatnya rumah berlantai dua. Aku bersama Muty, kekasihku, menempati lantai dasar sedang di lantai dua aku tak tahu persis siapa yang menempatinya…

Rumah Kita yang Wangi

Rumah Kita yang Wangi

Dengan berbagai pertimbangan dan alasan, sepulangku dari rumah sakit, aku tidak pulang ke rumah, melainkan ke rumah kakak ipar, yang berupa sebuah ruko, di daerah pecinan. Rumah ini dipilih karena inilah rumah terdekat dari rumah sakit. Hal ini akan memudahkan aku untuk menjalani rawat jalan…

Sahabatku Cornelius

Sahabatku Cornelius

Demikian hari terus berganti. Satu hari Cornell tak menungguku. Aku pikir penyakit malas sekolahnya kumat lagi, hingga ia tak sekolah.
Aku rupanya salah. Beberapa saat sebelum lonceng masuk berbunyi, kulihat Cornell datang. Di tangannya ada dua buah bola karet yang tidak sama ukurannya. Segera ia menujuku…

perempuan di depan pintu

perempuan di depan pintu

di depan pintu, tangan perempuan itu menari-nari…mengikuti irama hati…dianyamnya rumput pandan untuk jadi selembar tikar…tak perlu terlalu besar, asal rapi dan cukup untuk duduk dua pantat anaknya…sedang untuknya…? dia tak memikirkan apa-apa…dia sudah terbiasa duduk tak
beralas, tidur pun, entah kalau dia…

yayi, aku jatuh cinta

yayi, aku jatuh cinta

“aku jatuh cinta pada kerlip kejora di matamu, aku bergairah mendengar rentak irama suaramu…oh,… aku terpesona, terpedaya pada telaga di bawah garis senyummu…ada keindahan yang terus dan terus ingin kutimba di situ” yayi, memandang dekik kecil di pipimu…kunikmati sebagai pelunas keindahanmu…

1 2 3