Suaedi Esha

Yuk, Mampir ke Cirebon

Yuk, Mampir ke Cirebon

Pada pagi hari, misalnya, tersedia bubur Cirebon yang khas karena diberi kuah kaldu ayam. Kita juga bisa menikmati docang, makanan khas Cirebon yang terdiri dari lontong, taoge atau kecambah, daun singkong, parutan kelapa muda dan disiram kuah campur oncom. Makanan ini bisa dijumpai di pasar Kanoman…

Mawar

Mawar

Betapa mudahnya kita berkata cinta pada mawar…setiap kali bertemu…sebab setiap nyanyiannya adalah panggilan di mana…kau tak dapat mengingkarinya apa dan bagaimana…sebab telah kau rengkuh hatinya dengan genta lonceng…hingga terbaca metafisisnya demi metafisisnya…Setiap kesepian…

Liyer-liyer

Liyer-liyer

Jangkerik mengorek malam…bintang-bintang berbisik…angin dan dahan mengusap kaca jendela…sapu yang bersandar di dinding…rebah sendiri…menimpa sepatu…kaca mataku kabus…rambut di kepala tersipu…kerah dan lengan baju alangkah longgar…kopi di cangkir terlalu hambar…tiba-tiba…

Dialog

Dialog

Baik dialog dengan Tuhan maupun dengan sesama manusia, agaknya kini tengah mengalami pergeseran nilai. Tengah terjadi perubahan dari maknanya yang hakiki menjadi sekadar upacara. Kita menjadi manusia verbal. Kita bukan hanya semakin asing dengan Tuhan karena jarang atau tak pernah menjalin…

Charlie Chaplin

Charlie Chaplin

Ingat sosok Charlie Chaplin? Iya, Charlie Chaplin yang itu, yang memiliki kumis mirip Hitler, topi tinggi hitam, jas sewarna dengan tongkat panjang. Plus gaya berjalan yang aneh dengan sepatu yang unik. Sekarang saya ingin bercerita tentang dia. Ia sangat populer. Sampai-sampai digelarlah sebuah lomba mirip…

Diam Tak Selalu Emas

Diam Tak Selalu Emas

Saya ingin mengajak Anda mengingat sebuah dialog yang ada dalam film The Matrix Revolution. Terlepas dari segala kontroversi isu di balik film ini, tidak ada salahnya saya kutip dialog dari salah satu tokohnya. Dalam film tersebut, ada seorang tokoh utama bernama Morpheus. Dia mengatakan, ” There is difference…

Pendidikan

Pendidikan

Pada dasarnya misi pendidikan adalah membebaskan manusia dari kebodohan. Karena kebodohan sering beriringan dengan kehinaan, kemiskinan dan keterbelengguan, maka pendidikan juga dimaksudkan untuk melepaskan manusia dari derita lahir dan batin. Dalam bahasa Al-Qur’an, pendidikan, tegasnya fungsi…