vera ernawati

Bermakro-ria dengan Kamera Poket

Bermakro-ria dengan Kamera Poket

Kamera saya, Olympus C-480. Kamera poket yang tidak memiliki pengaturan manual. Karena keterbatasan kamera, saya hanya memotret bunga, tetesan air, dan serangga yang tidak banyak bergerak. Bagi teman-teman yang tidak memiliki kamera DSLR, jangan pernah ragu untuk bermakro ria…

Kolam Jernih Dayu

Kolam Jernih Dayu

Vera Ernawati – Jakarta “Ibarat kolam ikan, aku kolam yang jernih, kamu bisa tahu apa saja yang ada di dalamnya.” Sebaris kalimat di atas ditulis seorang teman, mengisyaratkan ia terbuka dan apa adanya. Ia, Dayu Wayan Sukerti. Aku mengenalnya tiga tahun lalu. Dayu, perempuan Jawa, Sunda, dan Bali . Ayahnya dari Bali , ibunya Jawa […]

Di Bibirmu Masih Menyisa Ciumanku Pertama

Di Bibirmu Masih Menyisa Ciumanku Pertama

Vera Ernawati – Jakarta Ini adalah kisah. Tentang seorang anak lelaki. Berambut panjang. Berkaki jenjang. Kakak kelas di sekolah menengah atas. Mencintai alam. Ulung mendaki gunung, juga pandai berhitung. Seribu bunga Adelweis tumbuh di matanya yang kelam. Ia lelaki harum hutan. Jati. Dan, padanya aku tlah jatuh hati. Lima belas tahun yang lalu. Jati dengan […]

Pojok Fiksi: Puisi

Pojok Fiksi: Puisi

Pengantar Redaksi: Kategori FIKSI ini adalah baru buat BALTYRA. Diusulkan oleh salah seorang kontributor dan dirasa cocok untuk melengkapi dan menambah warna warni Nusantara di sini. Pojok Fiksi ini bisa diisi dengan apapun karya asli dari pengirim baik itu berupa Puisi, Prosa, Cerpen atau bahkan Cerbung.