Yuni Astuti

Genitnya Akhwat dan Jual Mahalnya Ikhwan

Genitnya Akhwat dan Jual Mahalnya Ikhwan

“Salam ya buat Kakakmu.” Seorang akhwat berkata kepada temannya. Lalu temannya hanya tersenyum, telah sekian kali ia dititipi salam oleh teman-temannya untuk kakak lelakinya. Ia sadar, kakaknya itu ganteng, baik hati dan aktif berdakwah. Tiap mengisi kajian, tentulah gaya penyampaiannya memikat…

Pandi

Pandi

Alkisah, di ponpes ada dua orang santri yang cukup aneh. Yang pertama sebut saja namanya Pandi. Dia selalu memanggilku Umu dan memanggil Abah ke suamiku. Ngaku-ngaku jadi anak kami ceritanya. Ribut luar biasa, pede tingkat tinggi, SKSD sama siapa saja, nyaris putus rasanya tuh urat malunya…

Cinta di Gerbang Kematian

Cinta di Gerbang Kematian

“Bah, rasanya malam ini beda sekali suasananya. Lebih ngeri…” ujar Mak Wok, penjaga warung kopi. Semakin malam ia menyaksikan semakin banyak muda-mudi yang masuk ke area paling gelap. Tiap malam ia menyaksikan semua itu dengan prihatin, tapi karena harga…

Cantik, Ya Cantik (2)

Cantik, Ya Cantik (2)

Manis, sungguh manis. Tiap kali tersenyum, pipinya berlesung. Matanya bulat besar dan jernih, diiringi bulu mata yang tebal dan lentik tanpa mascara. Alisnya tak terlalu tebal tapi indah. Iqbal nyaris tak mampu berpaling dari memandangi rupa gadis itu…

Cantik, Ya Cantik (1)

Cantik, Ya Cantik (1)

Sang lelaki sedang membaca koran harian di sofa depan resepsionis, saat seorang wanita memasuki kantor redaksi koran tempatnya bekerja. Wanita itu yang dilihatnya seminggu yang lalu, saat ia sedang meliput unjuk rasa mahasiswa di DPRD…

Rumah Dunia, Rumahku!

Rumah Dunia, Rumahku!

Terlalu indah dikenangkan, terlalu manis dilupakan. Rumah Dunia adalah rumahku, dulu. Ya, ketika aku masih 17an tahun. Awalnya, aku menemukan selebaran: bedah buku “Panggil Aku Bunga” karya Teh Najwa Fadia & Ibnu Adam Aviciena di Masjid al-Hidayah Ciceri…

Ngoceh Sebelum Bobo

Ngoceh Sebelum Bobo

Dan kau pun akan tenang, lama-kelamaan akan memejamkan matamu yang bulat tajam itu. Begitu tenang, begitu damai…. Namun adakalanya dia tidak mau tidur sampai jam 8-an. Saat abinya pulang, jam setengah sembilanan, begitu digendong, tangisnya langsung reda…

Tak Tergantikan

Tak Tergantikan

Aku terbangun di pagi hari tatkala HU-ku memanggil. Aku berjalan keluar pelan-pelan menuju sumur yang terletak di luar rumah. Gelap. Air di rumah simbah masih sangat dingin, angin yang berasal dari pepohonan di sekitar sumur pun berkesiuran seolah mengajakku…